Puisi Ideologis

1. senyummu jadi pelipur, keindahan terungkap dari kata yang kau tutur | izinkan aku untuk bersyukur, supaya kasih terus terulur
2. mungkin bukan engkau paling cantik, tapi jelas engkau paling menarik | pinanganku datang dengan berbisik, bersama ayat beberapa lirik
3. naluri keibuanmu terhias indah, tapi daya pikatmu karena shalihah | pandangan engkau jaga tetap rendah, agar cinta bernilai ibadah
4. matamu bersinar terang memikat, membuat hati semakin rekat | ada satu hal yang masih kuingat, dukungan atas dakwahku hingga akhir hayat
5. puisi bukan hanya mainan kata, ia hasil perasaan cinta | bila di hati Allah telah bertahta, maka mintalah apapun yang kau pinta
6. menikahimu tak semata untuk kesenangan, melainkan mendidik keturunan | hewan mati tinggalkan badan, kita mati mesti tinggalkan iman
7. namun wajar bila hendak bersenang, satu-dua lagu akan kudendang | susah senang selalu berkelang, asal ada kau disisi akupun tenang
8. maafkan suamimu bila sering tersalah, terkadang kata keluar tak terarah | engkau ajarkan arti berserah, yaitu kepada-Nya kita pasrah
9. bersamamu telah hitungan tahun, keluarga sakinah coba kita susun | aku ingin bersama lagi beberapa kurun, walau itu sesulit di gurun
10. mungkin satu saat aku akan lupa, ingatkan aku dengan segera | bahwa pernah kutulis barisan kata, untuk menyatakan apa yang kurasa
11. bila boleh kita meminta, itu harus yang berharga | apakah permintaan itu terkira, bila meminta Allah satukan kita dalam surga?

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s